B A T A S
Pagi ini, bukan
kemaren
Rasanya ingin
kembali
Sebuah kehendak
aneh
Mustahil, ya,
mustahil
Waktu sudah
terlanjur
Bagaikan aliran sungai
Meski identik
tapi tak sama
Bukankah perbedaan
itu hakikat?
Jangan pernah
bermimpi
Menahan waktu
sampai di sini
Ia bebas; ia
merdeka; ia progresif
Yang konstan
adalah pandangan kita
Manusia yang
selalu bermain-main
Kaki melangkah
kedepan, namun
Kepala tetap
menoleh kebelakang
Kapan kita bisa
sampai pada ujung
Atau dunia ini
memang tak berujung
Bukankah ujung
adalah sebuah batas
Atau kita yang
harus menciptanya sendiri
Menentukan batas-batas
untuk diri sendiri
Tuhan pun
berseru; “Janganlah melampaui batas!”
Ah, ternyata
kemerdekaan manusia itu terbatas
Dan yang paling
mungkin adalah “Kemanusiaan” itu sendiri
Ya, saksikanlah
dengan seksama, wahai sekalian manusia!
Kemanusiaan adalah
batas yang paling mungkin
Dan “menjadi”
manusia adalah ujung yang paling nyata
Sederhana, namun
tidak semua orang menemukan jejaknya
Akhirnya,
bertanyalah kepada al-Musthafa
Manusia puncak
yang paling manusiawi
Kita bisa
mengikuti tapak jejaknya yang suci



