Jumat, 19 Agustus 2022

B A T A S

B A T A S

 


Pagi ini, bukan kemaren

Rasanya ingin kembali

Sebuah kehendak aneh

Mustahil, ya, mustahil

Waktu sudah terlanjur

Bagaikan aliran sungai

Meski identik tapi tak sama

Bukankah perbedaan itu hakikat?

 

Jangan pernah bermimpi

Menahan waktu sampai di sini

Ia bebas; ia merdeka; ia progresif

Yang konstan adalah pandangan kita

Manusia yang selalu bermain-main

Kaki melangkah kedepan, namun

Kepala tetap menoleh kebelakang

 

Baca juga : Mengakhiri Mimpi


Kapan kita bisa sampai pada ujung

Atau dunia ini memang tak berujung

Bukankah ujung adalah sebuah batas

Atau kita yang harus menciptanya sendiri

Menentukan batas-batas untuk diri sendiri

Tuhan pun berseru; “Janganlah melampaui batas!”

Ah, ternyata kemerdekaan manusia itu terbatas

Dan yang paling mungkin adalah “Kemanusiaan” itu sendiri

 

Ya, saksikanlah dengan seksama, wahai sekalian manusia!

Kemanusiaan adalah batas yang paling mungkin

Dan “menjadi” manusia adalah ujung yang paling nyata

Sederhana, namun tidak semua orang menemukan jejaknya

Akhirnya, bertanyalah kepada al-Musthafa

Manusia puncak yang paling manusiawi

Kita bisa mengikuti tapak jejaknya yang suci


0 komentar:

Posting Komentar