Selasa, 12 April 2022

Puisi Engkau Dimana-mana

 



Aku selalu melihatmu

Dari segala sudut dan arah

Menemukanmu dimana-mana

Pada batas cakrawala

Memenuhi semesta


O, aku menikmati keindahan tak terperi

Yang tersimpan rapi di wajah kudusmu

Sorot matamu yang penuh kilat cahaya

Menembus batinku; mengeja jiwaku; menuntun langkahku

Menuju sirath 'tuk merengkuh an-na'im


Bagaimana mungkin aku bisa berpaling

Tuhan telah menyamai biji itu di kalbuku

Menyiraminya setiap hari

Merawatnya sepanjang waktu

Tumbuh dengan subur

Rantingnya menembus langit ketidakberdayaanku

Akarnya menghunjam kalbuku

Dan buahnya akan kupersembahkan untukmu

Sampai batas akhir yang telah Tuhan sediakan


Namun, pada suatu ketika

Bila jasadku dikoyak cacing tanah

Dicabik-cabik ulat sebagai titah

Dilempar di sudut kesunyian

Yakinlah, teriakan cintaku akan semakin lantang

Agar semua manusia tahu

Para penghuni kubur tak sesenyap itu



Oleh: Miftahud Dafiq Fawaizi

1 komentar: