Rabu, 06 April 2022

Puisi Negri Para Pemimpi


Kau bersuara tentang hak dirampas diperas

Tapi pesta hakmu berbau money politik.

Kau menggugat ketidak adilan

Tapi kau tempatkan uang sebagai dasar pilihan

Kau memprotes ketumpulan hukum,

Tapi kau pilih para tikus untuk merancang hukum.

Kau berteriak musnahkan koruptor

Tapi lima tahun sekali kau jual suara kotor.

 

Kau mengeluh pada Tuhan,

Kau lupa, Tuhan berbuat menyepakati yang kau rencanakan.

Kau menggerutui Tuhan tak peduli,

Kau lupa, bukankah uang yang kau tuhankan?

 

Mengadulah pada uangmu.

16 Mei 2020

0 komentar:

Posting Komentar