Kau bersuara tentang hak dirampas diperas
Tapi pesta hakmu berbau money politik.
Kau menggugat ketidak adilan
Tapi kau tempatkan uang sebagai dasar pilihan
Kau memprotes ketumpulan hukum,
Tapi kau pilih para tikus untuk merancang hukum.
Kau berteriak musnahkan koruptor
Tapi lima tahun sekali kau jual suara kotor.
Kau mengeluh pada Tuhan,
Kau lupa, Tuhan berbuat menyepakati yang kau rencanakan.
Kau menggerutui Tuhan tak peduli,
Kau lupa, bukankah uang yang kau tuhankan?
Mengadulah pada uangmu.
16 Mei 2020



0 komentar:
Posting Komentar