Kamis, 14 April 2022

Puisi TELUK TAWADUK

 


ia

tubuh lautan

yang rela menjorok lebih dalam

ke wilayah daratan

tetap tenang

walau dikekang batas tanah

dari 3 arah

belakang, samping kiri, dan kanan

tetap memandang ke depan

meski sejatinya kalbu menunduk

ikhlas, rela, dan tawaduk

menetapi janji sebagai teluk

secara khusyuk


tapi

tubuh hamba sahaya

yang dikepung lapar dahaga

bisa lebih tawaduk dari teluk

walau didera kuasa mata, 

bibir, dan telinga

tangan, kaki,

otak serta hati

yang dibekali rabi

naluri untuk berjaya sendiri

merasa lebih tinggi

dari ciptaan lain di bumi,

tubuh hamba

tetap pantang jemawa

lantaran sang majikan menjaganya

dari jagal kesombongan fana


tubuh insan

yang mencinta ramadhan

juga bisa lebih khusyuk dari teluk

walau hasrat kerap berkhianat

nafsu tak ragu menipu

amarah memamah

ambisi menghabisi

rakus meringkus

tamak menggasak

loba menghamba dunia,

tubuh insan

tetap lempang

mendekap hakikat siam

sebagai laku ketaqwaan

di hadapan sang al hakam



Oleh: Sosiawan Leak

10 April 2022

BINAR RAMADHAN TV9

0 komentar:

Posting Komentar